Baterai Penuh, Zidane pun Siap Melatih

Istirahat sembilan bulan dipakai betul oleh Zinedine Zidane untuk memenuhi tenaga lagi. Ketika Real Madrid memanggilnya, Zidane pun telah siap melatih.

Zidane menyimpulkan untuk pergi dari Madrid pada Juni 2018 atau sejumlah hari sesudah kemenangan atas Liverpool di final Liga Champions. Itu menyelesaikan 2,5 tahun periode keemasan Zidane sebagai pelatih.

Zidane menyerahkan tiga gelar Liga Champions yang belum pernah dilaksanakan pelatih manapun. Di samping itu, Zidane pun membawa Madrid meraih gelar LaLiga, Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol, dan Piala Dunia Antarklub.

Wajar adanya saat Madrid mengubah pelatih keĀ Daftar Sbobet Julen Lopetegui dan tidak terdapat pembelian pemain bintang pengganti Cristiano Ronaldo, laju klub menjadi amburadul. Pergantian pelatih ke Santiago Solari pada Oktober kemudian tak tidak sedikit membantu.

Madrid malah kian terpuruk sesudah tersingkir dari tiga persaingan sekaligus dalam masa-masa sepekan, yaitu Copa del Rey, LaLiga, dan terakhir Liga Champions. Kekalahan telak 1-4 dari Ajax Amsterdam di leg kedua 16 besar Liga Champions jadi puncak nasib nahas Madrid musim ini.

Oleh karenanya Madrid juga meminta pertolongan untuk Zidane guna kembali mencairkan tim yang sedang sakit. Zidane tanpa ragu menerima tawaran tersebut karena dia merasa telah siap untuk mengajar lagi.

“Saya bermukim di Madrid dan beraktivitas keseharian di sini. Tapi saya sudah memenuhi energi kembali. Saya siap mengajar klub hebat ini lagi,” ujar Zidane dalam jumpa pers pengangkatannya sebagai pelatih Madrid,.

“Kepergian saya masa-masa itu ialah keptuusan terbaik guna semuanya. Tim dan skuat ini perlu perubahan. Bukan yang lain. Sembilan bulan selesai dan klub memanggil saya lagi,” sambungnya laksana dikutip FourFourTwo.

Back to Top